Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

Sunday, March 6, 2016

Resep Pie Susu Khas Bali

Yup, lagi-lagi surfing di Facebook dan menemukan info yang sepertinya harus di-'bookmark'.

PIE SUSU KHAS BALI
(Masak di teflon, dan tidak butuh mixer)

Bahan kulit pie:
150gr tepung terigu
100gr mentega
1butir telur utuh

Bahan topping pie:
3butir kuning telur dikocok lepas
1 sdm tepung maizena, larutkan di dalam 100 ml air dingin
2-3 sachet susu kental manis


Aduk mentega dan tepung di atas teflon sampai rata
(api belum dinyalakan)

 Setelah tercampur, tambahkan 1 butir telur.
Aduk sampai tidak lengket dan semua adonan menyatu.

Ratakan di atas teflon.
Buat adonan menjadi tipis, jangan terlalu tebal.

Campur kuning telur, maizena, dan susu kental manis.
Aduk rata.

Tuangkan campuran topping ke adonan kulit.
Masak di atas api kecil dengan teflon tertutup
(lebih kurang 30 menit atau hingga kulit kecoklatan, mengeras dan topping mengeras).

Sipp, pie susu siap disantap.



Catatan:
Kulit pie susunya jangan terlalu tebal. Yang sedang-sedang saja #kemudiandangdutan.


Sumber:
Album Najiyah Ardie

Thursday, April 2, 2015

Munch! eat . drink . be merry

Penasaran dengan ramen dan bulgogi khas korea, taiwanese desserts, serta aneka frozen yoghurt dan toppingnya? Coba deh datang ke Munch! di jalan Dempo Dalam. Di Munch!, selain makanan khas korea, juga dijual snack dan coklat import seperti Big Bag, Oreo, Redondo, Ovamaltine, bahkan juga dijual ramen instan bagi yang ingin membuat ramen sendiri di rumah.

Suasana di Munch! juga asik. Dekorasi semi vintage di Munch! juga cocok untuk spot berfoto.

Salah satu sudut di Munch!

Berikut daftar menu di Munch! dan harganya:





Tuesday, January 20, 2015

Resep Srikayo khas Palembang

Srikayo khas Palembang ini mirip dengan puding, berbahan dasar telur dan daun pandan.

Berikut resep sederhana yang saya dapat dari mama:

BAHAN:
1 mangkok Gula (bagi yang kurang suka manis, bisa dikurangi takaran gulanya)
1 mangkok Telur ayam (putih dan kuning telur)
1 mangkok Santan
1/2 gelas     Air pandan + Daun suji (agar hijaunya bagus)
Sedikit Garam

CARA:
Telur dan gula dikocok sebentar jangan sampai mekar.
Kemudian masukkan santan dan air pandan + daun suji, taburkan garam sedikit saja.
Aduk sebentar hingga semua bahan tercampur, kemudian tuang dalam mangkok kecil-kecil.
Kukus di loyang tertutup.

Catatan:
Kita bisa lihat perbandingan resepnya adalah 1:1:1:1/2, jadi kalau porsinya mau ditambah dua kali lipat, tinggal dikalikan dua saja jumlah semua bahannya.
Sebelum mengukus, lapisi tutup kukusan dengan serbet agar uap air selama mengukus tidak jatuh ke srikayo.
Untuk penyimpanan, srikayo bisa disimpan di dalam kulkas di rak suhu biasa.


Srikayo bisa lebih lengkap lagi jika dimakan dengan ketan. Berikut cara memasak ketan:
Rendam ketan 1-2 jam. Kukus sampai setengah matang.
Campur dengan sedikit santan. Kukus kembali sampai matang.
Siap dihidangkan.

Thursday, November 20, 2014

Mengatasi Sakit Perut atau Diare Karena Sambal

Pasti kita pernah merasakan sakit perut atau diare setelah mengkonsumsi cabe atau sambal dalam jumlah banyak. Berikut saya kutip dari artikel Amirsyah di Kompasiana:

Bila mengalami masalah seperti ini dan sedang berada di luar rumah maka saya segera mencari susu untuk meredakan cetar membahananya perut yang bergolak. Susu apa saja tidak masalah, namun yang paling efektif menurut pengalaman saya adalah susu yang tidak mengandung gula (tidak manis).

Bila sedang berada di rumah, maka obat sakit perut dan diare saya adalah meminum susu yang biasa diminum anak balita saya. Susu tersebut adalah susu bubuk yang mengandung prebiotik dan temulawak. Cukup minum satu gelas, maka sakit perut dan diare biasanya langsung berhenti, perut pun kembali nyaman dan siap untuk makan sambal super pedas lagi. Tapi bila diarenya lumayan berat maka frekuensi minum susu lebih sering dan lebih banyak.

Karena penasaran sakit perut/diare karena overdosis sambal super pedas akan reda dan sembuh setelah minum susu anak tersebut, sayapun googling mencari tahu sebabnya. Ternyata saya menemukan banyak artikel kesehatan yang membahas efektivnya susu dan temulawak dalam meredakan dan menyembuhkan sakit perut dan diare. Saya pun akhirnya selalu menggunakan cara ini bila mengalami sakit perut/diare daripada harus minum obat yang berbahan kimia.

Tapi saya tidak tahu apakah orang lain juga akan merasakan efek yang sama bila sakit perut/diare dan mengobatinya dengan susu. Bagi yang berminat silahkan mencoba, tapi ingat: Bila sakit berlanjut segera ke dokter dan jangan salahkan saya, he he he:) Tapi swear cara ini telah berulang kali efektif menyembukan sakit perut/diare saya terutama karena overdosis makan sambal super pedas.