Showing posts with label Seharihari. Show all posts
Showing posts with label Seharihari. Show all posts

Thursday, April 21, 2016

Generasi Kelahiran 1970-1990an

Kami adalah generasi terakhir yang masih bermain di halaman rumah yang luas. Kami berlari dan bersembunyi penuh canda tawa dan persahabatan. Main petak umpet, boy-boyan, gobag sodor, lompat tali, masak-masakan, sobyong, jamuran, putri-putri melati, dan meriam tomong tanpa peringatan dari ayah ibu. Kami bisa memanfaatkan gelang karet, isi sawo, kulit jeruk, baterai bekas, dan busi bekas menjadi permainan yang mengasyikkan. Kami yang tiap melihat pesawat terbang langsung teriak minta uang.



Kami generasi yang mengantri di wartel dari jam lima pagi, berkirim surat dengan sahabat pena dan menanti surat balasan penuh rasa rindu. Tiap sore kami menunggu cerita radio Brama Kumbara, berkirim salam lewat penyiar radio. Semasa sekolah kami belajar memakai papan tulis berwarna hitam dan kapur putih, masih pakai pensil dan rautan dengan kaca di sebelah sisinya. Generasi yang meja sekolahnya penuh coretan kejujuran memakai Tipe-X putih, mencuri pandang teman sekolah yang ditaksir dan mengirim salam lewat sahabatnya, bahkan menyelipkan surat cinta di laci mejanya. Mengenal cinta penuh kepolosan.

Kami adalah generasi yang merasakan awal mula gadget komunikasi seperti pager, komputer Pentium jangkrik 486 dan betapa canggihnya Pentium 1.66Mhz. Kami sangat bangga kalau memegang disket kapasitas 1.44Mb dan paham sedikit perintah Dos dengan mengetik copy, del, md, dir/w/p. Kami memakai MIRC untuk chatting, dan memakai Yahoo untuk searching. Kami mengenal Nintendo dan gamebot tanpa warna.

Generasi kamilah yang merekam lagu dari siaran radio ke pita kaset tape, yang menulis lirik dengan cara play-pause-rewind, dan memanfaatkan pensil untuk menggulung pita kaset yang macet. Kirim-kirim salam kepada teman lewat siaran radio, saling sindir, dan bla bla bla. Penikmat awal Walkman dan mengenal apa itu Laserdisc serta VHS. Kamilah generasi layar tancap misbar yang merupakan cikal bakal bioskop Twenty One.

Kami tumbuh di antara para legenda cinta seperti Kla Project, Dewa 19, Padi. Masih tak malu menyanyikan lagu Sheila On 7, dan selalu tanpa sadar ikut bersenandung ketika mendengar lagu: mungkin aku bukan pujangga, yang pandai merangkai kata.

Kami generasi bersepatu Warior dan rela nyeker berangkat sekolah tanpa sepatu kalau sedang hujan. Cupu tapi bukan madesu.

Kami adalah generasi yang bebas. Punya sepeda dan menyewakannya 200 rupiah/jam. Bebas dari sakit leher karena kebanyakan melihat ponsel. Bebas manjat tembok stadion. Bebas mandi di kali, di sungai dan di pantai, bebas memanggil teman sekolah dengan nama bapaknya. Bebas namun bertanggung jawab.

Sebagai anak bangsa Indonesia, kami hafal Pancasila, nyanyian Indonesia Raya, Maju Tak Gentar, teks Proklamasi, teks Sumpah Pemuda, nama-nama para Menteri Kabinet Pembangunan IV dan Dasadharma Pramuka serta nama-nama dan jumlah seluruh propinsi di Indonesia.

Kini, disaat kalian sedang sibuk-sibuknya belajar dengan kurikulum yang njelimet, kami sedang asik-asiknya mengatur waktu untuk selalu bisa kumpul dan reuni. Betapa bahagianya generasi kami.

Maaf adik-adik, di tengah tuntutan perkembangan jaman, kalian harus belajar keras untuk mendapatkan kebahagian dengan cara kalian sendiri.

Salam sayang dari kami,
Generasi kelahiran 1970-1990an.



Sumber:
Catatan Ringan
Djaman Doeloe

Sunday, August 30, 2015

Review: D'Cantik Salon

Wanita

Pada saat kunjungan pertama ke sana, saya memilih Paket 2: Lulur, Masker Badan +susu, creambath (Rp 100.000) dan manicure (Rp 35.000)

LULUR (Massage, Scrub, Steam)
Kaki, tangan, dan kepala dipijat terlebih dahulu dengan minyak spa. Pijatannya lumayan, tapi mungkin karena saya tidak biasa dipijat, jadi agak terasa sakit.

Setelah dipijat, badan dibaluri lulur (scrub) dan dibiarkan sejenak. Terapis akan memberikan pilihan lulur: greentea, strawberry, kopi, atau tradisional. Saya coba strawberry dengan harapan aromanya segar + ada anti oksidannya. Tapi mungkin memang settingannya, aromanya tidak sesegar yang diharapkan. Setelah scrub kering di badan, badan digosok-gosok oleh terapis agar scrub tersapu, kemudian steam selama 10 menit.

Steam ini paling enak, rasanya pori-pori terbuka dan kotoran-kotoran rontok. Badan terasa segar dan bersih setelah kelur dari mesin steam.


MASKER BADAN (Masker Susu/Bengkoang)

Badan yang basah karena steam tadi dikeringkan dengan handuk, kemudian dioleskan masker menggunakan kuas. Terapis akan menanyakan apakah ingin menambahkan susu pada masker atau tidak. Jika ya, akan ada biaya tambahan Rp 30.000,-

Setelah masker kering, badan akan dilap lagi dengan handuk basah. Kemudian saya mandi dan memakai lotion.


CREAMBATH (All Variant, Full Massage Punggung & Tangan)
Rambut dicuci terlebih dahulu, kemudian diberi krim perawatan. Terapis akan memberikan pilihan krim: ginseng, apel, mint, dll. Saya diberi saran pilihan mint, karena saya berjilbab dan kulit kepala terkadang terasa kurang nyaman karena gerah. Terapis juga menawarkan apakah ingin diberi vitamin rambut atau tidak.

Untuk creambath, akan diberi pilihan handuk hangat dan steam. Karena rambut saya rentan rontok, maka saya memilih metode handuk hangat, karena jika menggunakan steam rontok rambut saya akan semakin parah. Sambil menunggu krim meresap ke rambut, punggung saya dipijit dan kuku tangan di-manicure.

Setelah dikeramas, rambut di-blow dan kembali diberikan pilihan kering atau setengah kering. Karena pakai jilbab, saya minta blow kering. Tapi saya kurang puas dengan hasil blownya, karena rambut masih kurang kering dan tidak ditata (jika dibanding dengan pengalaman di salon sebelumnya).

MANICURE:

Sebenarnya saya salah pilih. Karena saya inginnya treatment kuku kaki (seharusnya pedicure ya, hahaha). Jadi batal deh rencana santai nyalon sambil baca buku SECRET SEVEN, karena yang dikerjain mbak-mbaknya jari tangan (gimana mau megang bukunya coba? :p).

Langkah pertama manicure, tangan direndam dalam air hangat (+ garam) selama beberapa menit, kemudian kuku-kuku digundar dengan bros. Setelah itu tangan dipijit-pijit dan lengan di-scrubbing.

Hari ini sudah 2 kali lengan di-scrubbing. Berarti lain kali perawatan manicure / pedicure nggak usah dibarengin dengan spa. Sayang aja sih. Hehe.

Setelah scrubbing dan pijjit-pijit, kuku dipotong -- sayangnya tidak serapi dan secantik kalau memotong sendiri. Permukaan kuku diberi lotion (sepertinya lotion yang sama dengan tadi), kemudian dikikis dengan menggunakan pembersih kutikula (ternyata begitu caranya... nanti kalau manicure sendiri, berarti permukaan kukunya dipakaikan lotion saja). Permukaan kuku dan lotion dibersihkan dengan kapas yang sudah diberi cairan seperti acetone (TOKYO NIGHT).

Setelah itu kuku di-treatment dengan nail buffer set hingga berkilat. Berkali-kali diusap dengan TOKYO NIGHT juga. Jadi cantik deh kukunya. Lumayan, biasanya capek-capek gosok kuku sendiri, kalau sekarang kinclong dikerjain orang lain. Hihihi.

Kesimpulan:
Spa (Massage, Scrub, Steam) 6 out of 10
Creambath 6 out of 10
Manicure 6 out of 10

List salon lainnya dapat dilihat di sini

Tuesday, January 20, 2015

Resep Srikayo khas Palembang

Srikayo khas Palembang ini mirip dengan puding, berbahan dasar telur dan daun pandan.

Berikut resep sederhana yang saya dapat dari mama:

BAHAN:
1 mangkok Gula (bagi yang kurang suka manis, bisa dikurangi takaran gulanya)
1 mangkok Telur ayam (putih dan kuning telur)
1 mangkok Santan
1/2 gelas     Air pandan + Daun suji (agar hijaunya bagus)
Sedikit Garam

CARA:
Telur dan gula dikocok sebentar jangan sampai mekar.
Kemudian masukkan santan dan air pandan + daun suji, taburkan garam sedikit saja.
Aduk sebentar hingga semua bahan tercampur, kemudian tuang dalam mangkok kecil-kecil.
Kukus di loyang tertutup.

Catatan:
Kita bisa lihat perbandingan resepnya adalah 1:1:1:1/2, jadi kalau porsinya mau ditambah dua kali lipat, tinggal dikalikan dua saja jumlah semua bahannya.
Sebelum mengukus, lapisi tutup kukusan dengan serbet agar uap air selama mengukus tidak jatuh ke srikayo.
Untuk penyimpanan, srikayo bisa disimpan di dalam kulkas di rak suhu biasa.


Srikayo bisa lebih lengkap lagi jika dimakan dengan ketan. Berikut cara memasak ketan:
Rendam ketan 1-2 jam. Kukus sampai setengah matang.
Campur dengan sedikit santan. Kukus kembali sampai matang.
Siap dihidangkan.

Sunday, November 23, 2014

Review Produk Skin Care dan Make Up

Sebagai wanita pasti kita penasaran dengan produk-produk Skin Care dan Make Up yang beredar di pasaran, baik yang diiklankan di media maupun yang direkomendasikan oleh teman atau keluarga.

Saya yang juga tertarik pada satu-dua produk-produk tersebut biasanya jalan-jalan ke blog yang mengulas pengalaman pemakai produk skin care. Berikut list blog review produk skin care:

1. My Lovely Sister
2. Glory Chen's Blog
3. The Journey
4. My Dellilah's Blog
5. My Blog My Diary
6. Grateful Beauty

Thursday, November 20, 2014

Mengatasi Sakit Perut atau Diare Karena Sambal

Pasti kita pernah merasakan sakit perut atau diare setelah mengkonsumsi cabe atau sambal dalam jumlah banyak. Berikut saya kutip dari artikel Amirsyah di Kompasiana:

Bila mengalami masalah seperti ini dan sedang berada di luar rumah maka saya segera mencari susu untuk meredakan cetar membahananya perut yang bergolak. Susu apa saja tidak masalah, namun yang paling efektif menurut pengalaman saya adalah susu yang tidak mengandung gula (tidak manis).

Bila sedang berada di rumah, maka obat sakit perut dan diare saya adalah meminum susu yang biasa diminum anak balita saya. Susu tersebut adalah susu bubuk yang mengandung prebiotik dan temulawak. Cukup minum satu gelas, maka sakit perut dan diare biasanya langsung berhenti, perut pun kembali nyaman dan siap untuk makan sambal super pedas lagi. Tapi bila diarenya lumayan berat maka frekuensi minum susu lebih sering dan lebih banyak.

Karena penasaran sakit perut/diare karena overdosis sambal super pedas akan reda dan sembuh setelah minum susu anak tersebut, sayapun googling mencari tahu sebabnya. Ternyata saya menemukan banyak artikel kesehatan yang membahas efektivnya susu dan temulawak dalam meredakan dan menyembuhkan sakit perut dan diare. Saya pun akhirnya selalu menggunakan cara ini bila mengalami sakit perut/diare daripada harus minum obat yang berbahan kimia.

Tapi saya tidak tahu apakah orang lain juga akan merasakan efek yang sama bila sakit perut/diare dan mengobatinya dengan susu. Bagi yang berminat silahkan mencoba, tapi ingat: Bila sakit berlanjut segera ke dokter dan jangan salahkan saya, he he he:) Tapi swear cara ini telah berulang kali efektif menyembukan sakit perut/diare saya terutama karena overdosis makan sambal super pedas.

Wednesday, November 6, 2013

Sagu, Obat Sakit Perut

Semasa kuliah, saya menemukan resep obat sakit perut di beberapa situs. Salah satu yang menarik perhatian saya adalah resep tradisional yang menggunakan bahan tepung sagu di dalamnya. Saya simpan resep ini untuk penyembuhan pribadi dan orang-orang terdekat. Saya rangkum di sini agar juga dapat memberi manfaat bagi yang lewat dan membaca blog ini.

Pada dasarnya penyakit perut disebabkan oleh kekurangan lapisan pelindung usus dan lambung, dan Sagu ternyata mampu melindungi usus dan lambung dari asam lambung yang berasal dari tubuh kita.

Obat sakit perut tradisional :
1. Ambil segelas air putih biasa (air matang, tidak dingin dan tidak juga panas)
2. Masukkan 3 sendok makan tepung sagu
3. (Optional / boleh tidak, boleh juga iya) Masukkan gula jawa dan garam (sesuai selera, untuk penyedap saja)
4. Aduk, lalu diminum

Jangan di campur apa-apa dulu, karena dikhawatirkan campuran lainnya malah menyebabkan iritasi pada lambung dan usus. Setelah meminum resep ini dijamin perut terasa lega dan bisa buang angin dengan tenang.

Usus, lambung dan organ pencernaan kita memiliki kemampuan recovery yang sangat hebat. Dengan meminum air sagu ini, kita sekaligus memberikan lapisan pelindung pada dinding lambung dan usus untuk melindungi dari asam lambung dan recovery-nya dapat lebih cepat.

Penyakit yg mungkin bisa disembuhkan dengan obat ini :
A.    Perut Kembung (orang bilang kena angin duduk)
B.    Mencret
C.    Buang Air Besar dengan darah
D.    Muntah-muntah
E.    Semua gangguan perut


Berikut satu pemaparan pengalaman pribadi dari Evan:

Halo Semua,
Saya pernah menderita Ulcerative Colitis dan dirawat selama 2 minggu di Rumah Sakit Twee Steden, Tilburg, Belanda. Dokter di sana tidak tahu obatnya. Bahkan saya sudah diberi obat paling mujarab di alam semesta yaitu Prednison. Tapi tidak juga sembuh. Akhirnya saya sembuh dengan resep tradisional ini.

Sebenarnya tidak harus tepung sagu, TEPUNG KANJI atau TAPIOKA pun bisa. Tepung adalah makanan biasa, jadi lebih aman utk tubuh kita dibandingkan obat-obatan.

Airnya adalah air biasa, bukan air hangat.
Pada postingan pertama kali di milist food combining saya menulis air biasa, tapi ada beberapa orang yang mengubahnya menjadi air hangat. Airnya harus air biasa, karena bagi orang yang sakit perutnya seperti saya, air hangat atau dingin bisa memicu diare. Dengan menggunakan air biasa (suhu kamar) semua orang bisa meminumnya tanpa ada resiko apa-apa.
Minumnya sebelum makan boleh atau sesudah juga boleh, sesukanya saja.

Berkaitan dengan penggunaan palm sugar sebagai pengganti gula jawa, saya sendiri belum pernah coba menggunakan palm sugar. Bagi yang ingin coba dengan palm sugar, silahkan jika palm sugar memang tidak menimbulkan sakit perut.

Untuk yg sudah parah, sebaiknya makanan pun sudah harus dibatasi.
Menurut pengalaman saya pribadi, jika penyakit perut saya kambuh:
Jangan memakan makanan yang bisa memicu sakit perut.
Akan lebih baik jika selama 2 atau 3 hari hanya memakan nasi + sayur bening bayam. Bayam direbus dengan air pakai garam saja, tidak boleh bawang putih. Jangan dimasukkan bumbu-bumbu lain lagi.
Kalau bosan boleh pake ayam goreng atau tempe, semuanya pake garam saja dan harus dikunyah halus. Makan begini sampai diare anda hilang.

Itu jika penyakit anda sudah sangat parah.
Ukuran parah untuk saya waktu itu sehari bisa 8x BAB, dan BAB-nya berdarah.
Untuk kasus diare ringan biasanya reaksinya langsung ces-pleng.
Untuk kasus yg parah (seperti saya dulu) biasanya reaksi nya 3 sampai 7 hari.

Cara makan, juga lebih baik mengikuti sunnah Nabi Muhammad, makan pada saat lapar dan berhenti sebelum kenyang.

Orang yang diare akan sering merasa lapar. Begitu anda lapar, anda harus makan.
Jadi jika anda dalam sehari lapar 10 kali, maka anda juga harus makan selama 10.
Tapi ingat, tidak boleh terlalu kenyang. Yang penting perut anda tidak boleh kosong.
Jangan sampai anda berada dalam situasi perut kosong dan udara dingin karena bisa memicu diare lagi.

Mudah-mudahan bisa bermanfaat.

Untuk rekan-rekan penderita Ulcerative Colitis bisa bergabung di Facebook Group Ulcerative Colitis Indonesia.


Evan Geminika (evan.geminika@gmail.com)


Dengan adanya resep ini orang yg mengalami diare bisa mencoba resep ini dulu.
Sehingga besar kemungkinan mereka dapat menghemat rupiah untuk membayar dokter dan obat-obatan.
Tapi jika sakit masih berlanjut, ada baiknya anda berobat ke dokter.

Link sumber:
Sagu, Obat Sakit Perut | Bengkalis Punya Cerita
Nusantaraku | Tepung Sagu Obat Mujarab Untuk Sakit Perut
Marfinsyah | Resep Obat Sakit Perut

Wednesday, May 8, 2013

Tanda-Tanda Kematian

Sudah hampir 2 minggu kita kehilangan salah satu pemuda terbaik bangsa, Ust. Jefri Al-Buchori, yang meninggal pada 26 April 2013 lalu. Beliau meninggal pada hari Jumat dini hari karena kecelakaan tunggal. Motor yang dikendarainya menabrak sebuah pohon di pinggir jalan.

Kehilangan Ust. Jefri Al-Buchori atau biasa dipanggil Uje ini memberikan efek besar bagi hampir seluruh masyarakat Indonesia. Yang lebih mengejutkan lagi, dunia internasional pun bereaksi dan turut berbelasungkawa. Beribu orang ikut melaksanakan shalat jenazah, bahkan shalat ghaib untuknya. Beribu orang mendoakannya. Beribu orang menangis karena kehilagannya, mulai dari tangisan ratapan hingga yang hanya menyimpan air mata dalam hati, seperti saya.

Saat membuka facebook  siang tadi, di halaman home saya menemukan status fanpage Ust. Soleh Mahmoed mengenai Tanda-Tanda Kematian.

Mungkin Uje pun sudah merasakan tanda-tanda kematiannya. Dan semoga kita juga dapat menjadi orang-orang yang dapat merasakannya saat hal tersebut terjadi, sehingga kita dapat mempersiapkan hari-hari terakhir dengan tawadu' dan meninggal dengan khusnul khotimah.

TANDA-TANDA KEMATIAN

ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala telah memberi tanda kematian seorang muslim sejak 100 hari, 40 hari, 7 hari, 3 hari dan 1 hari menjelang kematian.

Tanda 100 hari menjelang ajal:
Selepas waktu Ashar (Di waktu Ashar karena pergantian dari terang ke gelap), kita merasa dari ujung rambut sampai kaki menggigil, getaran yang sangat kuat, lain dari biasanya.
Bagi yang menyadarinya akan terasa indah di hati, namun yang tidak menyadari, tidak ada pengaruh apa-apa.

Tanda 40 hari menjelang kematian:
Selepas Ashar, jantung berdenyut-denyut. Daun yang bertuliskan nama kita di lauh mahfudz akan gugur.
Malaikat maut akan mengambil daun kita dan mulai mengikuti perjalanan kita sepanjang hari.

Tanda 7 hari menjelang ajal:
Akan diuji dengan sakit.
Orang sakit biasanya tidak selera makan,
Tapi dengan sakit ini tiba-tiba menjadi berselera meminta makanan ini dan itu.

Tanda 3 hari menjelang ajal:
Terasa denyutan ditengah dahi.
Jika tanda ini dirasa, maka berpuasalah kita, agar perut kita tidak banyak najis dan memudahkan urusan orang yang memandikan kita nanti.

Tanda 1 hari sebelum kematian:
Di waktu Ashar, kita merasa 1 denyutan di ubun-ubun, menandakan kita tidak sempat menemui Ashar besok harinya.
Bagi yang khusnul khotimah akan merasa sejuk di bagian pusar, kemudian ke pinggang lalu ke tenggorokan, maka dalam kondisi ini hendaklah kita mengucapkan dua kalimat syahadat.



Sahabatku yang Insya ALLAH di Rahmati oleh ALLAH Azza Wa Jalla.

Subhanallah...

Imam Al-Ghazali, mengetahui kematiannya.
Beliau menyiapkan sendiri keperluannya, beliau sudah mandi dan wudhu, meng-kafani dirinya, kecuali bagian wajah yang belum ditutup.
Beliau memanggil saudaranya Imam Ahmad untuk menutup wajahnya.

Subhanallah.

Malaikat maut akan menampakkan diri pada orang-orang yang terpilih.

Dan semoga kita menjadi hamba yang terpilih dan siap menerima kematian kapanpun dan dimanapun kita berada.

Aamiin.

Sunday, February 3, 2013

Lemari Dari Partikel Board Jamuran?



Setelah liburan yang cukup panjang, saya dan adik saya Dilla kembali lagi ke kehidupan kos-kosan. Keadaan rumah kost kami cukup lembap, karena saat ini memang sedang musim hujan, dan sepertinya curah hujan tahun ini terhitung cukup besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Kelembapan ini membuat lemari pakaian kami yang terbuat dari partikel board (serpihan kayu yang dicampur lem dan dicetak menjadi papan) berjamur parah. Tidak begitu kaget, karena resiko lemari dari partikel board memang begitu, namun hal ini cukup mengganggu.
Setelah googling, saya menemukan beberapa artikel bermanfaat:
1
Elfarid menjelaskan bahwa perbedaan bahan pelapis luar pada partikel board mempengaruhi kemampuan tumbuh jamur di permukaannya. Partikel board yang bahan pelapis luarnya plastik tidak ditumbuhi jamur. Hal sebaliknya terjadi pada partikel board dengan bahan pelapis luar kertas mengkilap bercorak yang banyak digunakan dewasa ini, karena bahan ini menjadi media tumbuh jamur yang bagus.
Dalam artikelnya, Elfarid memberikan tips untuk mencegah jamur tumbuh di permukaan partikel board dengan pelapis kertas, yaitu dengan memberikan lapisan luar seperti cat. Melapisi dengan cat dapat menutup corak dari lemari tersebut, jadi disarankan untuk menggunakan pelapis yang tidak berwarna atau clear yaitu melamin. Biasanya bahan ini sebagai pelapis terakhir mebelair yang dipelitur.
Melamin diencerkan dengan thinner dan dicampur hardener yang sudah disertakan. Cairan pelapis itu dapat digunakan dengan kuas atau semprotan. Pengecatan dilakukan seperti mengecat pintu dengan cat minyak. Sebaiknya pengecatan dilakukan di luar rumah, karena thinner bisa membuat mata pedih. Setelah kering lemari bisa digunakan kembali sesuai fungsinya.
Sekaleng melamin sekilo dapat untuk melapisi lemari, meja belajar dan pintu. Warna asli tetap terjaga dan bertambah kinclong bahkan menjadi kedap air karena sudah dilapisi melamin. Lebih penting lagi, mebelair dari partikel board bebas jamur.

2
Rofiqoaulia memberikan beberapa poin tips:
- Buka jendela kamar setiap hari, gunanya untuk sedikit mengusir hawa kamar yang lembap yang dapat memudahkan jamur untuk tumbuh. Bisa juga menggunakan  media kipas angin jika cahaya matahari tidak terlalu banyak masuk.
- Letakkan sebuah alas papan kayu di bawah lemari yang bertujuan untuk menahan hawa lembap yang berasal dari lantai kamar.
- Oleskan alkohol pada lemari. Caranya: Ambil kain bekas kemudian basahi kain tersebut dengan alkohol yang berkadar 70-90% secukupnya saja. Setelah itu bersihkan jamur yang menempel pada board sampai benar-benar bersih. Fungsi alkohol tersebut selain untuk membersihkan jamur, juga sekaligus mematikan jamur. Sifat alkohol cepat menguap sehingga kayu lemari tidak lembap. Setelah benar-benar kering, ulangi kembali seperti cara di atas. Lihat perkembangannya dalam dua hari, jika masih ada jamur yang tumbuh ulangi kembali sampai jamur di dalam lemari hilang. Berikan beberapa kamper atau kapur barus di sudut lemari khususnya pada bagian dalam di mana pakaian diletakan.
- Anda juga dapat menggunakan bahan penyerap lembap dan bau yang dibeli di pasaran. Caranya: Letakkan bahan-bahan tersebut di dalam lemari atau di dalam kamar agar bisa menyerap air yang ada di udara. Hasilnya dapat terlihat pada air yang terkumpul pada wadah.
- Lembap juga terjadi pada ruangan/kamar dengan pencahayaan yang kurang. Disarankan untuk menggunakan penerangan lampu TL (tube luminescent) atau biasa dikenal dengan lampu neon atau sejenisnya. Lampu jenis TL cukup membantu mengusir jamur karena efek ultravioletnya.

3
Roy Rokhim memberikan alternatif yang terhitung tradisional sebagai bahan penyerap lembap, yaitu menggunakan arang kayu yang telah dibungkus dengan kain. Letakkan bungkusan arang kayu tersebut di pojokan setiap rak lemari pakaian. Arang ini dapat menyerap kelembapan udara.

Demikian informasi yang saya rangkum dari beberapa artikel. Semoga bermanfaat dan mempermudah. ^^