Showing posts with label FAQs. Show all posts
Showing posts with label FAQs. Show all posts

Thursday, February 8, 2018

Steril Kucing. Gimana Menurut Kamu?

Apa yang pertama kali terbersit di pikiranmu waktu mendengar "sterilisasi hewan peliharaan"?
Yap, no babies!

Di sini kita cerita steril kucing ya.
Apakah si kucing sedih kalau dia tidak bisa jadi ayah atau ibu, seperti cerita di kartun-kartun Disney?
Hehehe, ternyata itu cuma bagian untuk mempermanis jalan cerita di dalam film.
Toh juga di film kartun itu tidak diperhitungkan siklus asli perkawinan dan kelahiran kucing yang bisa mencapai 3 kali satu tahun dan 4-5 anak dalam sekali kelahiran, kan?

Lalu, apakah sterilisasi itu merenggut hak asasi kucing tersebut? Apa kita menzalimi kucing tersebut? Apa kita egois? Hmm... ayo kita bahas.



Hari ini dillajimbo, adik saya, share beberapa hal mengenai kucing di instastory-nya untuk membuka pikiran bersama (sekaligus curhat sepertinya :v).
Saya jadi tergerak untuk mendokumentasikan bahasan tersebut di sini.


*****

Berhubung banyak yang nanya lewat DM, Dilla jelasin di instastory aja ya 😄
Dari kemaren banyak yang tanya:
- Kenapa kucingnya disteril?
- Kan kasian ga bisa punya anak.
- Ga melanggar hak asasi hewan ya?
- Kejam ngga tuh?

Steril sama sekali ga melanggar hak asasi hewan kok, InsyaAllah 😊
Bahkan semua manfaatnya untuk kucing itu sendiri. Sama sekali ga ada mudharatnya.
Jadi jangan anggap karena keegoisan manusia ya :")

Sterilisasi adalah proses pengangkatan organ reproduksi kucing yang di-handle oleh dokter hewan.
Saat prosesnya berlangsung, kucing dibius. Jadi ga bakal terasa sakitnya.


Harus ya disteril?

Jadi gini...
Saat kucing udah mulai puber (umur 6 bulan ke atas), hormon reproduksinya akan selalu aktif.
Jadi mereka pasti punya periode rutin "ingin kawin/birahi".
Apalagi kucing jantan, birahinya ga berjadwal, setiap hari dia akan berburu betina.
Kalau kucing betina periode birahinya kurang lebih 3 kali dalam setahun.


Kalau keinginan untuk kawin ga terpenuhi, bagaimana?

Kalau keinginannya untuk kawin ga terpenuhi, kita bisa lihat perubahan pada sikap dan tubuh kucing.
Bulu rontok, kusut, jarang membersihkan badan, kurang selera makan, badan menjadi kurus, murung, dll. Macam-macam deh.

Beberapa tanda itu pasti kita lihat kalau birahi si kucing ga terpenuhi (bagi yg memelihara kucing pasti pernah lihat kucingnya seperti itu). Itu karena apa? Karena mereka stress. Mereka akan uring uringan dan mengeong ngeong memanggil pasangan. Stress ini yang akan memancing berbagai macam penyakit.

Nah, dengan sterilisasi - yang merupakan proses pengangkatan organ reproduksi kucing - otomatis hormon reproduksinya juga tidak akan muncul lagi. Kucing ga bakal lagi merasakan yang namanya ingin kawin/birahi.

Kucing hanya akan memiliki hormon untuk tumbuh dan berkembang.
Makanya kucing yang telah disteril biasanya badannya lebih gemuk, sehat dan lincah, karena sekarang pikirannya hanya main, makan, tidur, pipis, eek, kejar cicak. Hehe.

Dari banyak pengalaman, steril juga bisa bikin umur kucing insyaAllah lebih panjang karena dia lebih sehat dan banyak penyakit-penyakit parah yang bisa dihindari. Menurut beberapa sumber, umurnya akan lebih panjang 2-3 tahun.


Nah ga ada ruginya kan buat kucing?
Malah dia bisa hidup lebih sehat dan bahagia.
Bahkan kucing yg udah disteril lebih suka main di rumah dan tujuan mainnya ga terlalu jauh. 😊

Menurut Dilla gapapa kok kita steril kucing peliharaan, karena tujuan utamanya memang untuk kehidupan kucing yang lebih baik. Agar kucing kita lebih sehat dan lebih bahagia hidupnya. Kita juga bisa fokus hanya memperhatikan dia.

Tujuan kita memelihara kucing bukan untuk ternak, koleksi, atau bisnis kucing kan?
Tapi agar kita bisa memberi kehidupan yang baik untuk mereka 😊😊

Jadi jangan anggap steril itu zalim yaa :")


NEXT
Ini cerita pengalaman Dilla selama beberapa tahun mengurus kucing.

Awalnya kucing Dilla cuma satu ekor, betina, Enyuh namanya. Dalam setahun dia melahirkan 2 kali.
Jadi dalam setahun Dilla bisa punya 9 ekor kucing.
Nah si induk ini akan produktif terus karena kucing ga mengenal menopause, dan anaknya yg 9 ekor ini juga 6 bulan ke depan juga akan produktif.
Bayangkan dalam dua tahun Dilla bisa punya berapa kucing? :")
Ini baru satu kucing awal mulanya, bisa dibayangkan kalau semua kucing seproduktif itu, kan?

Kalau kucingnya ada yang ngurus ya ga masalah, ada manusia yg perhatiin.
Tapi lihat aja kucing-kucing liar. Sering kita lihat anak kucing terlantar. Ada yang kelaparan, ada yang mengeong-ngeong minta dibawa pulang, ada yg mati di pinggir jalan.
Tambah lagi banyak juga manusia yang suka buang-buang anak-anak kucing karena ga sanggup ngurus atau merasa terganggu, jadi dibuang seenaknya.
Sukak sedih kan, kasian 😢

Balik ke cerita kucing Dilla yg tadi.
Akhirnya bertambahlah jumlah kucing Dilla seiring berjalannya waktu.
Enak kalo misalnya banyak yang tertarik untuk adopsi, sudah jelas ada yang akan ngurusin.
Tapi yang minat adopt cuma beberapa orang. Jarang orang mau adopsi kucing kampung, apalagi kalau ga ada keunikannya. Padahal diurusin sebaik mungkin kok kucingnya :")

Bisanya kan orang-orang suka milih yang warna bulunya bagus dan terang.
(Kucing-kucing dilla yang bulunya hitam ga pernah ada yang mau adopt, padahal kucing terlucu sedunia 😭)
*curhat

Kalau ga ada yang adopt, ga mungkin kan anak kucingnya Dilla buang. Mana tega. Rasanya itu lebih zalim lagi. 😢
Tapi berhubung biaya steril untuk satu ekor kucing lumayan mahal, dan Dilla ga sanggup, akhirnya dilla urusin terus hingga anak cucunya.

Ujung-ujungnya jadi banyak kucing menumpuk di satu lingkungan.
Padahal Dilla ga ada niat sama sekali untuk ngoleksi kucing sebanyak mungkin. Niat awalnya cuma pengen ngerawat dan ngasih kehidupan yang layak aja buat adek-adek kucing.

Makanya Dilla berusaha banget promosiin ke teman-teman, nyari adopter buat adek-adek kucing, walau ada beberapa orang yang adopt, tp masih ga sebanding sama jumlah anak kucing yg banyak :")


Nah lingkungan yang overpopulasi kucing itu ga baik juga untuk kucingnya sendiri. Penyakit gampang menular antar mereka, satu kena virus bisa mati semua karena virus. Persaingan mencari makan juga makin susah. Alhasil itu ga baik untuk kucing-kucingnya juga.

(btw makasih banyak untuk yg udah adopt kucing2 dilla selama ini, kalian adalah the real hero)
:")


*****

Begitulah curhat, eh, bahasan Dilla tentang sterilisasi kucing. 😄
Jadi, gimana steril kucing menurut pendapatmu? Kalau ingin tahu lebih jauh, berikut beberapa sumber informasi lainnya mengenai sterilisasi kucing / hewan peliharaan:

petlogue.com: 8 Fakta Penting Seputar Sterilisasi / Kebiri Kucing.
tanyadokterhewan.com: Penjelasan Lengkap Manfaat Sterilisasi Pada Kucing dan Anjing.
ilmuhewan.com: Manfaat Sterilisasi Pada Kucing dan Anjing.
cattery.co.id: Keuntungan Sterilisasi Pada Kucing.
rumahsteril.org: Manfaat Steril Kucing.
moeslema.com: Sterilisasi Kucing Betina.
homievetcare.com: Pro Kontra Sterilisasi dan Kastrasi.
rajapetshop.com: Keuntungan dan Kerugian Sterilisasi Pada Kucing Betina.






Friday, March 20, 2015

Waxing: Frequently Asked Questions


Banyak pertanyaan sama yang dilontarkan tentang waxing. Berikut beberapa pertanyaan umum yang paling sering ditanyakan:

Sebaiknya menggunakan hard wax atau strip wax? Keduanya bagus untuk digunakan. Hard wax lebih unggul daripada strip wax karena tidak begitu mengiritasi kulit dan tidak begitu menyakitkan, akan tetapi biaya yang dikeluarkan untuk hard wax jauh lebih mahal. Hard wax biasanya digunakan untuk wajah, ketiak, dan labia (pada brazilian wax) jika diperlukan. Strip wax digunakan untuk area tubuh yang lebih luas. Pada bikini/brazilian wax biasanya ditawarkan apakah ingin menggunakan kombinasi atau hard wax saja.

Mengapa waxing lebih baik daripada bercukur? Dengan waxing, seluruh bagian bulu/rambut akan tercabut hingga ke akar, dibandingkan dengan mencukurnya hingga sebatas permukaan kulit. Waxing akan membuat kulit sangat licin tanpa sisa bulu. Efek waxing juga akan lebih lama daripada mencukur. Rambut yang tumbuh kembali akan lebih halus dan lebih bagus dengan perawatan berulang.

Apakah waxing menyakitkan? Biasanya ya. Masing-masing orang mempunyai toleransi berbeda terhadap rasa sakit, sehingga tingkat ketidaknyamanan akan bervariasi sesuai dengan ambang nyeri. Rasa sakit akan semakin berkurang jika terbiasa melakukan waxing selama periode tertentu tanpa diselingi mencukur.

Adakah cara untuk mengatasi rasa sakitnya? Menggunakan pembunuh rasa sakit ringan 30-45 menit sebelum waxing akan sedikit mengurangi rasa sakit. Ada juga jenis krim mati rasa yang dapat dipakai 30 menit sebelum waxing. Hindari mengkonsumsi kafein sebelum waxing. Khusus wanita, hindari waxing satu minggu sebelum datang bulan untuk mengurangi sensitivitas. Langkah-langkah ini hanya akan mengurangi rasa sakit, bukan membebaskan anda dari rasa sakit.

Berapa lama efek waxing akan bertahan? Jawaban untuk pertanyaan ini beragam dari orang ke orang. Kita semua memiliki kecepatan pertumbuhan rambut yang berbeda, dan rambut di beberapa area tubuh dapat tumbuh lebih cepat daripada yang lainnya. Rambut juga memiliki siklus pertumbuhan yang berbeda, jadi pastikan seluruh rambut telah tumbuh sebelum di-wax, atau rambut yang belum tumbuh akan muncul belakangan beberapa hari setelah waxing. Bagi kebanyakan orang, waxing akan bertahan selama 3-7 minggu.

Apakah saya akan mengalami iritasi setelah waxing? Ya. Jawaban ini juga akan beragam dari orang ke orang. Orang yang mempunyai rambut yang halus akan mengalami sedikit kemerahan dan rasa kesemutan seperti disengat matahari hingga beberapa jam setelah waxing. Orang yang mempunyai rambut lebih kasar akan mengalami sedikit benjolan dan kemerahan di sekitar folikel rambut yang dicabut hingga 48 jam setelah waxing. Mencabut rambut kasar di daerah yang sangat sensitif juga akan menyebabkan bintik-bintik darah kecil di antara folikel rambut. Pemulihan iritasi waxing wajah biasanya lebih cepat dibandingkan bagian tubuh lainnya.

Berapa panjang rambut yang ideal untuk waxing? Minimal setengah inci atau 1,3 cm. Bagi kebanyakan orang, ini berarti dua minggu setelah bercukur. Pastikan seluruh rambut sudah cukup panjang, bukan hanya beberapa saja.

Saya menggunakan Retin A/Tretinoin/ Differin/ Obagi/ Tri-Luma/Hydroquinone/ Accutane/Isotretinoin, atau obat perawatan kulit (resep) lainnya. Bolehkah saya waxing? Bisa, tapi hentikan dahulu pemakaian obat tersebut satu minggu sebelum hingga beberapa hari setelah waxing. Orang yang menggunakan accutane/isotretinoin, dalam keadaan apapun, tidak boleh waxing hingga berhenti menggunakan obat tersebut paling sedikit 6 bulan. Waxing saat menggunakan accutane dapat menyebabkan kulit tersobek parah karena kondisi sensitifnya.

Bolehkah saya berjemur setelah waxing? Sebaiknya hindari berjemur selama 48 jam sebelum dan setelah waxing. Waxing setelah berjemur akan menyebabkan pengelupasan dan iritasi. Jika anda menggunakan krim atau spray khusus berjemur, dapat terlihat bahwa waxing akan mengangkat lapisan tipis sel-sel kulit mati yang telah dijemur.

Saya ingin waxing untuk acara-acara pesta dan kepentingan khusus. Ada saran? Waxing untuk tujuan tertentu, sebaiknya jangan dilakukan tepat sebelum hari-H. Setiap orang memiliki reaksi berbeda, dan pastinya anda tidak ingin mengetahui bahwa kulit anda iritasi sehari sebelum hari-H. Disarankan untuk melakukan satu kali 6 minggu sebelum acara, dan kemudian lagi 3 hari sebelum acara. Selalu ingat untuk tidak berjemur 48 jam sebelum dan sesudah waxing. Rencanakan sebaik-baiknya!

Apakah waxing menyebabkan rambut tumbuh ke dalam (ingrown)? Orang-orang yang rambutnya rentan tumbuh ke dalam akan mengalami hal tersebut apapun metode penghilang rambut yang digunakan. Berdasarkan pengalaman, lebih banyak orang yang mengalami ingrown karena cukuran dibanding waxing. Untuk mencegah ingrown, gunakan scrub tiga kali seminggu pada area yang rentan. Coba juga menggunakan asam salisilat khusus setiap hari seperti Ingrown X-it, Tend Skin, No Bump atau Bikini Zone. Ini digunakan sebagai pencegah sekaligus mengobati ingrown yang ada. Menjaga kelembaban kulit juga penting untuk mencegah ingrown.

Minimal usia berapa diperbolehkan waxing? Untuk waxing wajah, normalnya usia 10-12 tahun. Kebanyakan pra-remaja hanya perlu sedikit waxing di antara alis untuk merapikannya. Waxing tubuh dapat dimulai kapan saja anak/orang tua sudah nyaman dengan hal tersebut. Anak di bawah usia 16 tahun harus didampingi oleh orang tua, dan tidak diperbolehkan brazilian waxing sebelum usia 18 tahun tanpa persetujuan orang tua.

Apa perbedaan bikini waxing dan brazilian waxing? Bikini waxing bertujuan untuk menghilangkan rambut di area tepat di luar garis celana bikini. Brazilian waxing sedikit lebih jauh dari itu, meninggalkan selebar 2 inci (5 cm) strip di atas dan rambut di daerah genital saja. Full brazilian waxing menghilangkan seluruh rambut di area genital hingga anus. Beberapa orang memilih menghilangkan semua rambut di strip atas atau meninggalkan strip kecil / segitiga saja.

Apakah metode brazilian waxing ditawarkan untuk pria? Saat ini belum.

Saya kelebihan berat badan / memiliki stretch mark / saya tidak nyaman dengan tubuh saya. Haruskah saya tetap melakukan waxing tubuh? Tentu saja! Sebagai Estetika.

Bagaimana cara merawat kulit yang baru saja di-wax? Jangan sentuh bagian yang baru saja di-wax, karena bakteri dari jari-jari dengan mudah dapat masuk ke folikel rambut dan menyebabkan jerawat. Untuk waxing wajah, hindari riasan selama beberapa jam. Untuk waxing tubuh, kenakan pakaian yang agak longgar. Hindari olahraga berat, paparan sinar matahari, mandi dengan air panas, dan menggunakan lotion beraroma selama 48 jam setelah waxing. Setelah brazilian waxing, hindari berhubungan seksual juga selama 48 jam. Jaga kebersihan kulit dengan sabun lembut dan air, gunakan neosporin jika kulit terasa teriritasi.


Diterjemahkan dengan sedikit penyesuaian oleh Rani Amalia Busyra.
Artikel asli dari andreasowterskincare.com:
Frequently Asked Questions Series: All about waxing…


I get asked a lot of the same questions every day regarding various waxing services.  Here are my answers to some of the most common questions I get.

Do you use hard wax or strip wax? I use both. More and more clients are becoming aware of the advantages of hard wax over strip wax when it comes to pain and irritation. Hard wax is indeed less irritating to the skin and most people find it to be less painful. I always use hard wax on the face, the underarms and the labia with brazilian waxes unless otherwise needed. I do use strip wax for larger areas of the body. I offer a choice of having only hard wax used for the bikini/brazilian wax, but there is an increased charge.

Why is waxing better than shaving? When you wax, the entire hair shaft is removed, root and all, rather than cutting it off at the surface of the skin like you do when you shave. This leaves your skin super smooth with no stubble. Waxing also lasts much longer than shaving, and the hair grows back thinner and finer with repeated treatments.

Does waxing hurt? In General, Yes! Although all of us have a different pain tolerance, so the level of discomfort will vary according to your threshold for pain. Most clients will experience a decrease in pain when they consistently wax over a period of time without shaving in between.

Is there anything I can do to help with the pain? Taking a mild pain killer 30-45 minutes prior to waxing will help a little with the pain. There are also topical numbing creams available that you can apply 30 minutes before your appointment. Avoid caffeine before waxing. If you are female, avoiding waxing the week before and of you period will reduce sensitivity. Taking these steps will decrease the amount of pain you experience, but nothing makes waxing completely pain free.

How long will waxing last? The answer to this question varies from person to person. We all have different rates of hair growth, and some body areas grow back more quickly than others. Your hair has various cycles of growth as well, so you want to make sure all of your hair is grown out prior to waxing, or else the hair that was not long enough to be removed will grow in a matter of days. For most people results will last from 3-7 weeks.

Will I experience irritation from waxing? Yes. Again, this answer varies from person to person. Clients who have very fine hair will usually experience a slight redness and tingling sensation similar to a sunburn for a few hours after waxing. Those who have very coarse hair can also experience raised bumps around the hair follicle and redness for up to 48 hours. Sometimes waxing coarse hair in very sensitive areas can result in  small blood spots from the hair follicle. Usually, facial waxing results in minimal irritation while areas waxed on the body will have a longer recovery period.

How long should my hair be for waxing? The best bet is about half an inch. For most people, this means waiting two weeks after shaving before you wax. Again, you want to make sure that all of the hair is long enough, not just some of it.

I am using Retin A/Tretinoin/ Differin/ Obagi/ Tri-Luma/Hydroquinone/ Accutane/Isotretinoin, or one of the many other prescription skin care products. Can I still wax? If you use a topical prescription cream, you can still wax. However, you will want to discontinue use for a week prior to your appointment and several days after. Even then, you may experience more irritation than you would if you were not using one at all. Clients who are using accutane/isotretinoin cannot, under any circumstances, wax until they have discontinued use for at least six months. Waxing while taking accutane can result in dramatic tearing of the skin because it is so compromised by this medication.

Can I tan if I wax? You will want to avoid tanning for 48 hours prior to and after waxing. Waxing recently tanned skin can result in peeling and irritation. If you use a sunless tanner or get spray tanned be advised that waxing will remove the tan in those areas because it also removes a thin layer of dead skin cells.

I want to get waxed for my wedding/prom/vacation. Any advice? When waxing for a special occasion, the most important thing is that you wax at least once well in advance of the big event. Everyone is different, and while reactions are rare, you don’t want to find out that you have a reaction to waxing the day before your wedding! I recommend waxing once six weeks before the big day, and then again 3 days prior. Please remember that you do not want to tan 48 hours before and after waxing services and plan accordingly.

Will I get ingrown hairs from waxing? Those of us who are prone to ingrown hairs will experience them no matter what hair removal method we use. In My experience, most people get less ingrown hairs from waxing than shaving. To help with ingrown hairs, use a scrub three times a week in the area that is prone to getting them. Also, try a topical salicylic acid solution like Ingrown X-it, Tend Skin, No Bump or Bikini Zone used daily. This should be used as a preventative as well as to treat existing ingrowns. Moisturizing you skin in conjunction to using the above techniques is important as well.

My Child wants to get waxed, what age is acceptable to start? For facial waxing, anywhere from 10-12 years of age is quite normal. Most pre-teens just need a little waxing in between the brows to clean up stray hairs. Body waxing can be started anytime the child/parents are comfortable with it. Children under the age of 16 should be accompanied by a parent for their appointment, and I do not offer brazilian waxing to those under the age of 18 without parental permission.

What is the difference in bikini/brazilian waxes? A classic bikini wax only removes the area of hair outside a standard bathing suite. A partial brazilian goes in quite a bit farther, leaving about a 2 inch wide strip on the top, but leaves the hair on all genital areas. A full brazilian removes the hair from all genital areas and the anus. Some people choose to remove all the hair from the top, while others leave a small strip or triangle.

Do you offer Brazilian waxing for men? I do not offer brazilian waxes for men at this time.

I am overweight/have stretch marks/or am otherwise uncomfortable with my body. Should I still consider body waxing? Absolutely! As an Esthetician, I work with people from all backgrounds and of all shapes and sizes. I see half dressed bodies all day long, and the last thing I am doing while performing a service is judging you! Try scheduling a smaller service, like a brow wax first, and see if you feel comfortable.

How should I care for freshly waxed skin? Avoid touching the area that has just been waxed, since bacteria from your fingers can easily be transferred into your hair follicles, causing breakouts. For facial waxing, avoid makeup for several hours. For body waxing, wear loose fitting clothing. Avoid heavy workouts, sun exposure, very hot baths or fragranced lotions for 48 hours. With brazilian waxing, you will want to avoid sexual intercourse for 48 hours as well. Keep the skin clean with a mild soap and water, and apply neosporin if your skin feels irritated.